Bagaimana Cara Mendidik Pemain Muda?

Metrotvnews.com, Bekasi : Kita semua sepakat, jika pemain sepak bola sudah dibentuk dari usia dini, kelak pada usia dewasa permainan sang pemain bakal memesona. Tentu untuk membentuk pemain, cara mendidiknya juga harus diperhatikan. Itu tidak mudah, tetapi ada beberapa cara yang bisa diterapkan. Mulai dari memperkenalkan dan mengajarkan teknik dasar bermain bola, memberikan pengetahuan lewat kurikulum yang dipersiapkan, dan masih banyak lagi hal-hal yang bisa dilakukan untuk mendidik para pemain muda. Baca juga Momen-momen Keisuke Honda Adakan Soccer Clinic di Jakarta Sambangi Indonesia, Keisuke Honda Gelar Soccer Clinic kepada Ratusan Anak “Pembinaan Pemain Muda di Balikpapan Kurang Perhatian” Brandconnect Mengenal Lebih Dekat Penjara Tasmania di Hobart Hal tersebut juga menjadi fokus bagi ketua Asosiasi Sekolah Sepak Bola Indonesia (ASSBI), Taufik Jursal Effendi. Menurutnya, pembinaan usia dini bagi pemain bola harus dilakukan agar bisa menciptakan pemain-pemain Timnas yang apik. Metrotvnews.com juga sudah menanyakan kepada pelatih klub sepak bola U-16 perihal bagaiman cara mendidik pemain usia muda dengan baik. Berikut petikan komentar pelatih Pertamina Soccer School, Ramonando dan pelatih Buaran Putra FC, Cecep Setiawan disela-sela turnamen HOS Tjokroaminoto di lapangan Legenda Football Academy, Bekasi. “Kami mempunyuai kurikulum sepak bola yang kami ajarakan kepada anak didik. Tapi, dari Pertamina sendiri ialah bagaimana bukan sekadar menciptakan seorang pemain yang bisa bermain bola, tapi mereka berkarakter, mereka menghormati teman, dan membuat mereka memiliki sikap di dalam dan di luar lapangan yang baik, jadi tidak bisa bermain bola saja, sportifitas juga harus dijunjung,” ungkap pelatih Pertamina Soccer School, Ramonando. Pelatih Pertamina Soccer School, Ramonando. (Foto: MTVN/Alfa Mandalika) “Kalau saya pribadi, berdasarkan ilmu yang saya ketahui dan pengalaman saya, cara untuk mendidik usia dini biarkan mereka bermain seenak mungkin, senyaman mungkin, nanti kalau ada kekurangan baru diarahkan. Dari segi latihan, sama. Kalau dia sudah enak dan nyaman, nanti diarahkan kemana saja dia akan ikut, menurut saya seperti itu. Bikin mereka nikmat dulu, nyaman dulu, kalau sudah senang diarahkan kemana saja bisa. Dari segi stratregi dan fisik bisa diarahkan,” tutur pelatih Buaran Putra FC, Cecep Setiawan. SSB Siliwangi menghadapi Petrostream. (Foto: MTVN/Alfa Mandalika) “Pertama kita tanamkan fondasi kepada mereka, dari awal mereka harus menguasai yang namanya driblling, passing, shooting, ball control. Ini menjadi kekuatan tersendiri. Buat ke depan empat faktor itu hampir 80 persen akan terpakai. Inilah yang nantinya akan menjadi bekal untuk bertanding,” ungkap Taufik Jursal. “Yang kedua sarana dan prasarana, untuk mereka mematangkan individunya. Lapangan, nutrisi, untuk dia kemampuan fisik. Yang terakhir harus dirangkum oleh coach, coach harus bisa membawa mereka, karena coach mempunyai peranan penting untuk membangun ini. Makanya di dalam sepak bola Indonesia sebenarnya sudah terangkum kuat kita sudah pernah punya basic dari Toni Puganic dan Wiel Coerver punya program di masa itu. Sekarang, sepak bola kita sudah sepak bola modern, tinggal merumuskan, anak-anak ini maunya bermain seperti apa,” tandasnya. (ASM)

Sumber: MetroTVNews