Pertamina Soccer School Ditahan Imbang Buaran Putra FC

Metrotvnews.com, Bekasi : Gelaran Liga HOS Tjokroaminoto Cup U-16 sudah memasuki pekan kedelapan. Tiga pertandingan berlangsung di lapangan Legenda Football Academy, Kota Legenda, Bekasi, Minggu 28 Desember. Enam tim sudah melangsungkan pertandingan. Ketiga pertandingan berjalan dengan sengit. Pasalnya, dari tiga pertandingan yang dihelat, semuanya berakhir imbang. Baca juga Momen-momen Keisuke Honda Adakan Soccer Clinic di Jakarta Sambangi Indonesia, Keisuke Honda Gelar Soccer Clinic kepada Ratusan Anak “Pembinaan Pemain Muda di Balikpapan Kurang Perhatian” Brandconnect Mengenal Lebih Dekat Penjara Tasmania di Hobart Partai pertama mempertemukan tim Tanggerang Raya kontra Patriot Merah Putih. Keduanya harus puas bermain imbang 1-1. Lalu, di partai kedua, Buaran Putra FC menghadapi Pertamina Soccer School juga berakhir dengan skor sama 2-2. Di partai terakhir mempertemukan Siliwangi Bandung kontra Petrostream. Kedudukan akhir pun sama, yakni berakhir dengan skor 2-2. Menanggapi hasil seri tersebut, pelatih Pertamina Soccer School, Ramonando mengatakan anak asuhnya bermain tegang, sehingga tidak bisa memaksimalkan peluang yang ada. Selain itu, kurangnya stok pemain juga menjadi kendala tim Pertamina. “Pertandingan dibilang mengecewakan juga tidak, cukup tegang dan panik. Kendala kami adalah kurangnya pemain cadangan, karena tujuh pemain kita pulang kampung merayakan natal di daerahnya masing-masing, jadi tidak banyak pilihan itu saja masalahnya,”ungkap Ramon kepada Metrotvnews.com usai pertandingan di Lapangan Football Academy di Bekasi, Minggu 28 Desember. “Permainan wajar ada naik ada turun beberapa pemain mungkin yang tadinya ada di cadangan terus menjadi pemain inti, mereka kaget, akhirnya tidak bisa berkembang. Tapi, di babak kedua kami membaik cuma tidak ada dewi fortuna aja yang membuat beberapa peluang kami tidak bisa menjadi gol,”sambung Ramon. Pertamina yang sempat tertinggal akhirnya mampu menyamakan kedudukan. Menanggapi hal tersebut, Ramon mengaku hanya memberikan motivasi kepada para pemain. “Instruksi hanya untuk memberikan motivasi bagi mereka, untuk meningkatkan rasa percaya diri mereka. Dari segi permainan, latihan, permainan dan mental mereka suka drop . Oleh karena itu saya memberikan instruksi agar bermain bisa lebih berani,”kata Ramon. “Tim lawan sendiri cukup percaya diri. Di awal tim lawan masih melihat kita nunggu, ketika kami melakukan kesalahan, lawan tinggal melakukan shooting dan terjadi gol. Dua gol terjadi lantaran kesalahan individu dua pemain kami. Minggu depan kemungkinan pemain-pemain sudah kembali lagi, sudah lengkap, kita tunggu saja hasilnya,”urainya. Sementara itu, pelatih Buaran Putra FC, Cecep Setiawan menilai skuatnya gagal menang lantaran terkendala dengan fisik. Persiapan yang kurang maksimal juga dinilai membuat tim tidak bisa konsisten. “Mungkin kekurangan kami kendala di fisik.Untuk permainan mungkin setara dengan Pertamina Soccer School. Kami sudah unggul 2-0, tapi karena kesalahan individu dari penjaga kiper harusnya menepis bola dan diusahakan menangkap, dan hasilnya malah tidak baik. Dari keseluruhan tim Buaran bagus, kendala hanya di fisik,”ujar Cecep kepada Metrotvnews.com. “Persiapan kami tidak maksimal dalam mengikuti turnamen Tjokro ini, yang penting untuk mental anak-anak saja, di usia dini ini yang dicari jam terbang, bukannya mencari siapa yang menang dan kalah yang penting membentuk pemain dari mental usia dini,”sambung Cecep. Sementara itu, Cecep juga mengaku bahwa skuatnya masih berada satu level dengan Pertamina Soccer School. Hal itu lantaran dari segi asupan konsumsi makanan pasti berbeda. Cecep juga berharap bisa meraih hasil maksimal di pekan kesembilan saat menghadapi Bekasi Putra. “Kalau untuk lawan, mereka satu level di atas kami, mereka lebih disiplin, konsumsi makanan juga berbeda, kita kan klub kampung,” kata Cecep. “Dari minggu kemarin kita sudah dapat poin, sekarang sudah dapat poin, harapannya kami bisa mendapatkan hasil yang lebih lagi, selanjutnya kami akan melakukan pertandingan Derby dengan Bekasi Putra, saya berharap anak-anak siap mental,” tandasnya. SSB Siliwangi kontra Petrostream berlangsung sengit. (Foto: MTVN/Alfa Mandalika) Liga HOS Tjokroaminoto Cup u-16 digulirkan sejak 1 November. 12 tim dengan sekitar 300 pemain berkompetisi di ajang yang dihelat Asosiasi Sekolah Sepakbola Indonesia (ASSBI) dan Legenda Football Academy ini. Kompetisi yang berjalan hingga Februari 2015 ini diikuti SSB di Jabodetabek dan Bandung. Dengan hasil ini, Pertamina Soccer School berada di peringkat dua dengan raihan 22 poin. Sementara Buaran Putra FC berada di peringkat sembilan dengan raihan tujuh poin. (ASM)

Sumber: MetroTVNews