Pep Guardiola Cuma Beruntung di Barcelona, Bikin Bayern Membosankan

Menjelang Derby Manchester, Schmeichel mengulik sejarah Pep ketika menangani Barcelona dan Bayern Munchen. Untuk catatan Pep di Barca, Schmeichel menyebut sang juru taktik beruntung memiliki tim yang sesuai filosofinya. Sementara, di Bayern, Guardiola dinilai justru membuat tim yang sebelumnya atraktif jadi membosankan.
Dalam empat tahun kariernya di Barcelona, Pep Guardiola berhasil meraih 14 gelar. Tiga di antaranya adalah juara Liga Spanyol dalam tiga musim beruntun. Ditambah dua gelar Liga Champions. Namun menurut Schmeichel, Yang dilakukannya di Barca fantastik, tapi ia juga sangat beruntung karena memiliki para pemain yang bisa membawa filosofi yang dimilikinya di sepakbola.
Ketika Alex Ferguson dan kebanyakan pelatih lain memiliki prioritas pertama untuk mencetak gol, sebaliknya prioritas pertama Pep adalah menguasai bola sebanyak mungkin. Dengan penguasaan bola itu timnya akan mencetak gol.
Setelah empat musim bersama Barcelona, Pep Guardiola kemudian menyeberang ke Bayern Munchen. Di klub Bundesliga ini, ia sukses mengantarkan tim tersebut meraih tiga gelar juara Bundesliga berturut-turut. Namun Pep tak bisa mengulang kesuksesannya memberikan gelar Liga Champions. Dalam tiga musim, Bayern selalu kandas di semifinal.

Menurut Schmeichel, yang dilakukan Pep di Bayern Munchen adalah kemunduran. Bahkan ia menyebut, Pep membuat sepakbola menyerang ala Jupp Heynckes sang pendahulu, berubah jadi membosankan karena terlalu mengutamakan penguasaan bola.
Dia cukup oke di Bayern Munnchen. Saya harus mengatakan dirinya (Pep) oke. Secara pribadi saya melihat Pep mengubah tim yang awalnya sanat baik dan menghibur, menjadi lebih membosankan untuk ditonton.
Padahal Bayern sebelum era Pep tampil dengan sepakbola yang sangat direct (langsung), mereka memenangkan treble, memiliki pemain cepat dan menarik untuk ditonton. Namun ia [Guardiola] membuat mereka bermain lebih banyak mengumpan. Ia mengubah para pemain (dan gaya main Bayern), tetapi Anda tidak bisa membantah dengan hasil yang didapatkannya (di Bayern).

avivafrumer.com jasabola com Sumber: Sidomi