PSG Kalah 6-1 Dari Barcelona Karena Dirampok Wasit, Klaim Pelatih Ini

Demikian yang disampaikan oleh mantan pemain internasional Prancis, Luis Fernandez. Menurutnya, sekian keputusan kontroversial wasit Deniz Aytekin dalam laga Barca vs PSG di leg kedua babak 16 besar Liga Champions, merusak kans juara Ligue 1 itu melewati sang juara lima kali.
PSG sebenarnya punya kans untuk pertama kalinya menyingkirkan Barcelona di Liga Champions dalam beberapa tahun terakhir. Selama ini, klub Paris selalu sial jika bersua Barca. Termasuk kala ditumbangkan klub Catalan dalam rute gelar juara Barcelona pada musim 2014/2015. Di leg pertama 16 besar musim ini, PSG menang telak 4-0.
Namun cerita menjadi serba lain, ketika Barcelona mampu melesakkan enam gol ke gawang PSG di leg kedua yang dimainkan di Camp Nou. Lebih sesak lagi karena sampai menit 87, PSG sudah memiliki segalanya dengan skor sementara 3-1. Tapi di sisa pertandingan, Barca menjejalkan tiga gol lagi untuk membuat skor jadi 6-1; dan secara keseluruhan mengubah agregat jadi 6-5.

Berakhirlah sudah mimpi PSG. Yang lebih menyesakkan lagi, di laga tersebut, wasit Deniz Aytekin mengabaikan penalti kala Javier Mascherano mengganjal Angel Di Maria dari belakang. Plus memberikan hukuman titik 12 pas, waktu Luis Suarez melakukan aksi teatrikal dalam pertarungan dengan Marquinhos.
Banyak yang menyebut, Barcelona dibantu wasit. Dan Luis Fernandez, pria yang pernah melatih di Ligue 1 serta La Liga, tak bisa menutupi kekecewaannya. Dalam wawancara dengan Antena 3 ia menuturkan, PSG dirampok. Wasit melakukan banyak kesalahan mengerikan.
Barcelona sendiri, setelah menyingkirkan PSG, akan berduel dengan Juventus di babak 8 besar Liga Champions. Sementara klub Paris, akan mencari pelampiasan di kompetisi domestik; tempat mereka berpeluang meraih tiga gelar: Liga Prancis, Coupde de la Liga, dan Coupe de France.

avivafrumer.com prediksi togel hongkong malam ini Sumber: Sidomi