Ryan Giggs Bisa Mandiri Tanpa Manchester United

Namun menurut Steve Round, mantan asisten manajer di United, Giggs ia yakini bisa mandiri di klub lain alias bisa menjadi manajer hebat di klub lain untuk kemudian mencoba kemungkinan menjadi manajer United setelah Jose Mourinho.
Hengkangnya Louis van Gaal beberapa waktu lalu membuat United punya dua kemungkinan, yakni melantik Giggs atau mengontrak manajer berkelas yang sedang menganggur seperti Mourinho. Dan pada akhirnya, pilihan kedua yang diambil United dan membuat Giggs mendapati masa depan yang tak menentu di tim yang sudah dibelanya sejak masa muda tersebut.
Round sendiri merupakan mantan tangan kanan David Moyes ketika ia masih berada di Old Trafford. Tentunya Round mengenal benar Giggs karena ia juga sempat menjadi asisten bagi Moyes juga dan sebuah saran diberikan Round bahwa Giggs harus berani menjajal peruntungan di klub lain untuk membuka mata United.
Awalnya saya mengira ini adalah kabar buruk. Ryan paham dengan DNA Manchester United, ia tahu segalanya tentang klub. Ketika saya berada di Old Trafford, DNA itu terasa sekali dan jadi paham apa arti sebenarnya dari Manchester United. Kamu paham bagaimana klub akan bermain, filosofi dan integritas mereka. Ryan adalah bagian besar dari itu, jelas Round.
Tapi dalam pandangan Ryan, ia tidak akan mendapatkan pekerjaan (manajer) di United karena klub memilih Jose Mourinho. Sekarang adalah kesempatan baginya untuk keluar dari klub dan menjadi manajer dengan kemampuannya sendiri. Jika ia sukses, semoga demikian, siapa tahu dalam lima atau enam tahun kemudian ia akan kembali ke Manchester United untuk meneruskan pekerjaan Jose?
Beberapa waktu lalu dikabarkan bahwa Nottingham Forest menjadi klub yang berpeluang dilatih oleh Giggs. Meski tidak berada di level Premier League, namun harusnya itu menjadi peluang bagus Giggs untuk menimba pengalaman dan kepercayaan diri sebelum menanti tantangan yang lebih besar.

avivafrumer.com sbobet 168 Sumber: Sidomi