Lini Depan Timnas U-22 Belum Puaskan Aji Santoso

, Jakarta : Tim nasional usia di bawah 22 tahun (U-22) akan kembali berlatih mulai 1-18 Februari sebelum tapil di kualifikasi Piala Asia U-23 di Sidoarjo pada 23-31 Maret. Pemusatan latihan pun akan dipindahkan dari Sawangan, Depok, ke luar kota, yaitu antara Sidoarjo atau Yogyakarta. Dalam pelatnas nanti, pelatih Aji Santoso akan memboyong tujuh sampai delapan pemain baru. Sejumlah nama sudah masuk dalam catatan tim pelatih. Menurut dia, para pemain tersebut belum pernah bergabung di Pelatnas Timnas U-22 sebelumnya. Mereka akan mengisi posisi di lini depan dan lini belakang kanan dan kiri. Di dua sektor inilah Aji menilai skuadnya masih perlu dibenahi. Kurangnya persediaan pemain di lini depan dan belakang menjadi penyebab belum puasnya Aji dengan skuadnya. Namun ia optimistis persoalan itu bisa diatasi sebelum pertandingan kualifikasi di gelar Maret nanti. Lebih lanjut, ia menyatakan, masih akan ada bongkar pasang materi pemain yang akan mengisi skuad Timnas U-22. Total sebanyak 23 hingga 28 pemain bakal diboyong ke Pelatnas tahap tiga nanti. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan Pelatnas tahap dua yang diisi oleh 30 pemain. Ihwal uji coba, BTN belum menemukan calon lawan Indonesia. Kendati demikian Aji berharap bisa mendapatkan lawan yang kualitasnya berada di atas timnya. “Kami jadwalkan ada dua sampai tiga uji coba. Target lawan di luar kawasan Asia Tenggara,” kata Aji. Pertandingan kualifikasi Piala Asia U-23 akan diselenggarakan pada 23-31 Maret di Sidoarjo. Indonesia berada di grup H bersama Korea Selatan, Brunei Darussalam, dan Timor Leste. Menurut Aji, peluang Indonesia untuk lolos terbuka lebar meski ada tim yang diunggulkan Korea Selatan. “Intinya ada sejauh mana kami melakukan persiapan untuk laga nanti,” tutur Aji yang pernah menangani Timnas U-23 di Asian Games 2014. Upaya menggelar persiapan Timnas yang lebih matang tidak lepas dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh PSSI. Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Djohar Arifin mengatakan kalau salah satu faktor kegagalan Timnas senior di Piala AFF 2014 adalah padatnya jadwal kompetisi liga. Ia pun berharap Timnas U-22 bisa mengikuti jejak Timnas U-19 yang bisa lolos ke level Asia. ADITYA BUDIMAN Berita Lain Torres Puas Bisa Jebol Gawang Madrid Ketua PSSI: AFC Tutup Pintu buat Tim Sembilan Ferdinand Sinaga Dapat Peran Baru di Sriwijaya Tiga Pemain Arsenal Absen Panjang

Sumber: Tempo.co