TNI Tak Ragu Tindak Pemecah Belah NKRI

Jakarta – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengemukakan TNI sebagai alat negara tidak ragu dan takut mengatasi persoalan bangsa, terutama pihak-pihak yang ingin memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Kami tidak ragu-ragu untuk mengatasi masalah bangsa ini. Kami siap menjaga NKRI ini tetap berdiri tegak,” kata Gatot seusai mengikuti “Istigasah dan Doa untuk Keselamatan Bangsa” di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (18/11) pagi. Selain panglima TNI, Kapolri Jenderal Tito Karnavian juga hadir dalam istigasah yang dihadiri sekitar 30.000 orang. Gatot menyatakan bangsa Indonesia sudah merdeka selama 71 tahun. Ratusan ribu, bahkan jutaan masyarakat Indonesia gugur untuk memperjuangkan kemerdekaan. Perjuangan untuk meraih kemerdekaan bukan hanya oleh satu suku atau kelompok, tetapi semua anak bangsa dari berbagai suku, etnis, ras dan agama. Oleh karena itu, Gatot meminta semua anak bangsa untuk tidak mengecewakan para pahlawan dan mereka yang telah gugur untuk memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini. Perjuangan yang susah payah dengan mengorbankan nyawa itu harus dipertahankan dan dijaga. “Jangan kecewakan mereka yang korbankan nyawa. Hari ini kita duduk, ada TNI dan Polri, dipimpin para ulama hanya mohon petunjuk Allah agar memberikan keselamatan bagi bangsa ini. Kita yang mengisi kemerdekaan, melanjutkan apa yang diperjuangkan para terdahulu,” tuturnya. Sedangkan Tito Karnavian mengemukakan doa bersama tersebut digelar untuk keselamatan bangsa, terutama menjelang pelaksanaan pilkada serentak di 101 daerah yang digelar pada Februari 2017. “TNI dan Polri bekerja sama menjaga keamanan bangsa ini. Upaya manusia tidak berhasil jika tidak mendapat rida dari Allah,” tuturnya. Robertus Wardi/AB Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu